Berita Pendidikan

DIKTI - Bridging Program Pra S2/S3 Batch 1 Tahun 2013

  • PDF
Untitled document

Kepada yth.
Pemimpin Perguruan Tinggi Negeri
(daftar terlampir)

Menindaklanjuti surat kami nomor:62/E4.4/2013 tanggal 11 Januari 2013,perihal seperti tersebut pada pokok surat, dengan hormat kami sampaikan bahwa sampai dengan batas akhir pengiriman daftar calon peserta “Bridging Program” pendidikan pascasarjana luar negeri batch 1 tahun 2013 tanggal 31 Januari 2013, Ditjen Pendidikan Tinggi telah menerima daftar calon peserta yang diusulkan oleh pemimpin perguruan tinggi negeri (Lampiran 1), dan daftar calon peserta yang tidak diusulkan oleh pemimpin perguruan tinggi (Lampiran 2).

Untuk calon peserta program sebagaimana dimaksud pada Lampiran 2 diatas, apabila Saudara ingin mengusulkan sebagai peserta “Bridging Program” pendidikan pascasarjana luar negeri tahun 2013, mohon dapat diusulkan kembali secara resmi kepada Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan melalui email This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it '; document.write( '' ); document.write( addy_text8432 ); document.write( '<\/a>' ); //--> This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it dan This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it dan sudah kami terima paling lambat tanggal 15 Februari 2013.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih.

Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Supriadi Rustad
NIP. 19600104 198703 1 002

Tembusan:
Dirjen Dikti (sebagai laporan)

Unduh Surat Bridging Program Pra S2-S3 batch 1 thn 2013

Unduh Lampiran Lampiran 1-surat no.187 , lampiran 2-surat no.187

Sumber:http://www.dikti.go.id/?p=7933&lang=id

International Seaweed Symposium ke 21

  • PDF
Untitled document

Panitia Nasional Internasional Seaweed Simposium yang ke 21 mengundang insan dunia pendidikan Indonesia untuk  mengikuti simposium  yang akan diselenggarakan di Bali, dari 21 April sampai April 26, 2013.

Simposium ini diadakan setiap 3 tahun sekali di berbagai belahan dunia sejak 1952, yang membahas berbagai hasil penelitian di bidang pengembangan rumput laut, baik dari segi teknologi, budidaya, pemanenan, sosial ekonomi dan pemanfaatan rumput laut. Forum ini merupakan wadah bagi ilmuan, pakar teknologi, pelaku bisnis dan pemerhati  rumput laut untuk saling bertukar informasi mengenai hasil penelitian mutakhir dan mengembangkan berbagai kemungkinan kerjasama.

Informasi lengkap mengenai simposium tersebut dapat diperoleh dari website:

www.xxiseaweedsymposium.org

Pemberlakuan Uang Kuliah Tunggal Beragam

  • PDF
Untitled document

JAKARTA, KOMPAS.com - Dorongan pemerintah agar perguruan tinggi negeri memberlakukan uang kuliah tunggal (UKT), masih disiapkan sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN).

Ada PTN yang sudah memastikan siap mengimplementasikan UKT pada tahun ajaran 2013/204, dan sudah memutuskan besaran UKT yang dibayar siswa setiap semester. Namun ejumlah PTN lainnya belum memastikan.

Tri Yogi Yuwono, Rektor Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Rabu (6/2/2013), mengatakan, pihaknya sudah menghitung kebutuhan biaya kuliah mahasiswa hingga selesai. Kebutuhan biaya kuliah mahasiswa di ITS berkisar Rp 25 juta-Rp 30 juta per tahun. 

Baca selengkapnya...

Sistem SNMPTN Berbeda, Calon Harus Mempelajarinya dengan Cermat

  • PDF
Untitled document

JAKARTA--Ketua Forum Komunikasi Sekolah dan Alumni SMA Negeri 8 Jakarta Hasahatan Manulang meminta agar calon mahasiswa memahami sistem Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013."Sistem SNMPTN 2013 berbeda dengan tahun sebelumnya, sehingga perlu dipelajari secara cermat oleh para calon mahasiswa," kata Hasahatan Manulang pada diskusi 'Jalan Menuju PTN 2013:Begin Your Succes Today', di Jakarta, Senin.Diskusi diikuti para siswa kelas XII SMA, orang tua, serta pembicara dari sejumlah PTN seperti Universitas Indonesia, Universitas Pajajaran, Universitas Gajahmada, Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya, serta Universitas Brawijaya.Menurut dia, pemahaman sistem dan kesesuaian pemilihan program studi dengan kemampuan dan minat akan menjadi kunci sukses memenbus ke PTN yang diharapkan.

Kesesuaian pemilihan program studi dengan kemampuan dan minat, menurut dia, dengan cara mencermati kapasitas jurusan di suatu PTN yang akan dipilih, tingkat persaingan, serta kemampuan calon yang ditunjukkan pada nilai raport.Alumni SMA Negeri 8 Jakarta, menurut Hasatan, memiliki tanggungjawab moral untuk memberikan bantuan pemahaman kepada peserta didik bagaimana kiat memilih dan bisa lulus SNMPTN."Kami menghadirkan langsung para pimpinan PTN yang bertanggungjawab dalam proses seleksi, sehingga peserta didik bisa berinteraksi langsung," katanya.Kepala SMA Negeri 8 Jakarta, Hajjah Nahdiana mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan para alumni sangat membantu peserta didik yang akan mengikuti SNMPTN 2013.Menurut dia, sistem dan kiat-kiat memilih jurusn di PTN harus dipahami para siswa kelas XII secara detil agar mereka cermat menentukan pilihan PTN dan program studinya.Sementara itu, pada website dikti.go.id, tercatat ada sebanyak 92 PTN meliputi, universitas, institut, dan politeknik.

Sumber: http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/02/05/mhplw2-sistem-snmptn-berbeda-calon-harus-mempelajarinya-dengan-cermat

Last Updated on Kamis, 07 Februari 2013 08:45

Mendikbud: Tahun 2013 SPP 94 PTN Turun

  • PDF
Untitled document

JAKARTA -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menjamin besaran uang kuliah tunggal (UKT) per semester di 94 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) turun atau lebih murah dari uang Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan (SPP).

"Kami sudah putuskan besaran UKT harus lebih rendah dari SPP sekarang sehingga dapat menambah jumlah mahasiswa yang masuk ke PTN tersebut 10 persen. Sudah dibuat estimasinya. Alokasi dana Rp 2,7 triliun dalam BO-PTN itu cukup untuk mengkompensasi semua itu," tutur Nuh Rabu (6/2).

Nuh menambahkan pada Februari ini akan dirilis daftar biaya satuan untuk tiap-tiap prodi per wilayah sehingga besaran UKT tidak melebihi biaya satuan tersebut. "Kalau ada yang melanggar, menetapkan lebih tinggi dari UKT, maka kami kurangi besaran BOPTN tahun depan," kata Nuh. Nuh berharap dengan penurunan UKT tersebut akan memperingan beban biaya kuliah, sehingga jumlah kursi mahasiswa baru di PTN semakin bertambah. "Kalau biaya masuk sudah murah, tapi kursi tidak ditambah ya percuma. Dengan menambah kursi, semoga makin banyak masyarakat yang bisa mengakses pendidikan tinggi," tutur Nuh.

Sumber: http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/02/06/mhswj2-mendikbud-tahun-2013-spp-94-ptn-turun

Anda berada di: