UNM Kukuhkan 3 Guru Besar

  • PDF

Kamis, 21 Juli 2012, UNiversitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan rapat senat, di Auditorium Amanagappa untuk mengukuhkan 3 guru besar. Mereka yang dikukuhkan adalah Prof Dr Darman Manda, M.Hum (guru besar dalam bidang Antropologi), Prof Dr Abdul Salam, Msi (guru besar dalam bidang Sosiologi) dan Prof Dr Chalid Imran Musa, MSi (guru besar dalam bidang Ekonomi).

Prof. Dr Darmawan Manda, MHum dalam pidato pengukuhannya yang berjudul "Transformasi Nilai Kearifan Budaya Lokal untuk Pencapaian Harmonisasi dan Solidaritas Sosial ", memaparkan bahwa kondisi sosial kehidupan saat ini berada pada suatu kondisi yang memperhatinkan, masyarakat masih membutuhkan peranan institusi keluarga, sekolah dan institusi agama dalam memberikan fungsinya yakni membentuk suatu generasi yang lebih bermoral sehingga ekspektasi akan kehidupan yang harmonis dan kondusif dapat terwujud. " Sulitnya transformasi nilai-nilai kearifan budaya lokal yang dapat mendukung kehidupan damai diesabkan oleh hampir semua masyarakat tidak lagi menegnal kearifan budayanya, " paparnya.

Sementara itu, Prof Dr Abdul Salam, Msi yang mengangkat judul "Revitalisasi Siri' Suatu Haraan dan Tantang" berkesimpulan bahwa Masyarakat Bugis Makassar menganggap siri' adalah norma dan nilai yang menjadi pedoman, pandangan  dan prinsip hidup dalam menghadapi atau melaksanakan sesuatu. "Pertautan  antara nilai siri' dan agama akan memperkokoh kedudukan siri' dalam masyarakat" katanya.

Siri', lanjutnya merupakan nilai moralitas kemanusiaanyang bersifat universal dan terdapat pada setiap kelompok masyarakat yang berbudaya, perbedaaanya terletak pada cara pandang dan reaksi terhadap masalah yang berhubungan dengan hak dan kewajiban sebagai manusia. " Perkembangan siri' dalam implementasinya cenderung menyempitkan makna malu dan harga diri yaitu dipermalukan, ketersinggungan pribadi dan kebanggaan negatif sehingga lebih tepat disebut 'mis-interpretasi' makna siri' " ungkapnya.

Lain halnya dengan Prof Dr Chalid Imran Musa, yang mengangkat judul " Kontribusi Perceived Service Quality, Trust dan Satisfaction dalam Membentuk Loyalitas Mahasiswa UNM " berpandangan bahwa pengaruh trust terhadap loyalty memiliki signifikansi lebih tinggi daripada pengaruh perceived service quality terhadap satisfaction. " Trust merupakan anteseden loyalitas yang lebih rentan terhadap serangan untuk berpindah merek, karena trust sulit dibentuk, sekali dibentuk dapat menimbulkan komitmen yang tinggi, " ujarnya

Anda berada di: