HMDKV UNM Mengajak Lakkang Menuju F8 Melalui Diklat Pembuatan Kerajinan Bambu

  • PDF

diklatUNM- Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (HMDKV) Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali mengabdi di Pulau Lakkang dalam kegiatan Diklat Pembuatan Kerajianan Bambu. Pengabdian tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan Program Hibah Bina Desa (PHBD) 2018 yang dilaksanakan di Hutan Bambu Lakkang, Minggu (23/9).

Pembuatan kerajinan bambu ini merupakan potensi produk yang dimiliki Pulau Lakkang yang bisa diperkenalkan pada kegiatan F8. Festival F8 merupakan festival besar internasional yang akan dilaksanakan tanggal 10-14 oktober mendatang.

Pelaksanaan diklat ini dibimbing langsung oleh dua pengrajin bambu dan dibantu oleh panitia pelaksana PHBD. Pengrajin tersebut merupakan masyarakat Lakkang yang telah mengikuti diklat di Yogyakarta beberapa tahun lalu. Mereka diajarkan untuk membuat gantungan kunci dan vas bunga.

ketua Pelaksana PHBD 2018, Sugiar Putra Wahyudi, mengungkapkan akan mengikutsertakan Lakkang dalam kegiatan tersebut. Hal ini sangat berkaitan dengan judul yang diangkat mengenai Branding Usaha Pulau Lakkang sebagi Pusat Produksi Kerajinan Bambu.

Salah satu panitia pelaksana PHBD, Fikriah, mengatakan bahwa diklat ini bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi antar masyarakat dan masyarakat serta masyarakat dan mahasiswa. "Adanya hubungan kekeluargaan, akan memudahkan dalam melaksanakan kegiatan",ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan SDA bambu yang dimiliki menjadi sesuatu yang berdaya jual dan bisa ikut serta dalam kegiatan F8.

Sementara itu, Lurah Lakkang, Muhammad Zuud Arman, SE sangat mendukung untuk mengikutkan Lakkang dalam kegiatan F8 sebab melalui kegiatan ini Lakkang dapat dikenal sebagai pusat produski kerajinan Bambu. "Dengan diikutsertakan Lakkang di festival F8 nantinya saya berharap Lakkang akan semakin dikenal di masyarakat.

Last Updated on Juma't, 28 September 2018 11:18

Anda berada di: