DJMTD 2019 LPM Profesi UNM Resmi Ditutup

  • PDF

WhatsApp_Image_2019-11-04_at_21.23.56UNM- Diklat Jurnalistik Mahasiswa Tingkat Dasar (DJMTD) 2019 Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Profesi Universitas Negeri Makassar (UNM) telah secara resmi ditutup oleh wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah, Minggu (3/11). Kegiatan yang berlangsung sejak Rabu (30/10) ini ditutup di Hutan Pinus Malino usai agenda camping.

Dalam sambutannya, Hasim Arfah memberikan gambaran asal asul penamaan Profesi. Dan seperti apa pengelola yang diharapkan oleh Profesi.

"Profesi artinya agar pengelelo-pengelola di Profesi itu dapat bekerja secara profesional," ujarnya.

Lanjut, eks sekretaris umum LPM Profesi UNM ini menambahkan, Profesi tidak membutuhkan orang pintar. Hal ini karena profesi adalah tempat belajar, bukan tempat berkumpulnya orang pintar ataupun hebat.

"Tidak ada orang pintar di Profesi, yang ada adalah orang yang mau belajar dan bekerja keras,"katanya.


Pada acara penutupan ini juga diumumkan beberapa peserta yang memenangkan kategori lomba, sekaligus pemberian sertifikat dan hadiah lombanya. Yakni peserta terbaik atas nama Muhammad Thoriq dari Program Studi (prodi) akuntansi, foto cerita terbaik kategori feature atas nama Akhdan Amanullah Muslim dari prodi ilmu administrasi negara, foto cerita kategori tunggal atas nama Muhammad Ajai dari prodi pendidikan teknik informatika dan komputer, serta kelompok terbaik yang dimenangkan oleh kelompok 1 "Mozaik".

Seusai diklat jurnalistik ini, Pemimpin Umum LPM Profesi UNM, Wahyudin mengharapkan akan lahir generasi-generasi penerus yang berjiwa idealis, militan, dan profesional. "Semoga peserta mendapat ilmu yang banyak di kegiatan ini, agar lahir pengelola Profesi yang idealis, militan, dan tentunya profesional," katanya.

Anda berada di: