kadın doğum doktoru gebelik hafta hafta gebelik kadın doğum kadın doğum uzmanı istanbul kadın doğum doktoru bahçelievler kadın doğum doktoru normal doğum kadın hastalıkları sezeryan doğum hamilelik belirtileri

Mahasiswa Sendratasik UNM Gelar Pementasan

_DSC1182

Untitled document

_DSC1182UNM – Mahasiswa Program Studi Sendratasik Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar menggelar pementasan. Kegiatan yang dikemas dalam ‘Live Concert on Januari, 2014 berlangsung di Baruga Colli Pujie, FSD UNM, Senin 13 Januari 2014 mempertunjukkan kemampuan bernyanyi dan menari mahasiswa angkatan 2012/2013.

Ada 15 kelompok yang tampil diantaranya 12 kelompok paduan suara, yakni Do Chi Lee Choir, Re Cho Do Choir, Seconde Choir, Two Be Choir, Primo De Choir, Elola Choir, One Be Choir, Ellone Choir, Dominan Art Choir, Evolution Choir, Bravo Briliant Choir dan Cresendo Choir dan 3 kelompok penari yaitu; Tari Akkarena-karena, Tari Perburuan dan Tari Sleeping Beaty. Masing-masing dari kelompok paduan suara membawakan dua lagu yang salah satunya adalah lagu daerah.

 

Ketua Prodi Sendratasik FSD UNM, Haeruddin , SSn, MPd, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan ujian aplikasi akan ilmu yang di dapatkan mahasiswa selama mengikuti perkuliahan semester lalu. ” Kegiatan kali ini dirangkaikan dengan ujian semester untuk mata kuliah Academic Choir II, ” ujarnya.

_DSC1084

_DSC1099

 

Adapun aspek yang dinilai selain kemampuan bernyanyi juga dinilai kekompakan, keselarasan antara pemilihan lagu, gerakan tari, musik dan kostum. ” Saya melihat penampilan mahasiswa hari ini sangat baik dan menghibur, bakat-bakat berkesenian sangat kental terlihat dari kemampuan mereka meng-arrangement lagu pilihan mereka dan memadukannya dengan gerakan tari dan musik yang diciptakan sendiri, ” puji Haeruddin.

Sebagai Ketua Prodi dirinya juga berencana untuk memprogramkan ‘panggung ekspresi’ minimal dua kali dalam sebulan mulai semester depan. Pada panggung ekspresi ini kami akan memberikan kesempatan kepada mahasiswa baik secara individu maupun berkelompok untuk mementaskan hasil karyanya. ” Banyak mahasiswa kita yang memiliki potensi dan berbakat hanya saja wadahnya tidak tersedia, makanya kita memikirkan untuk menggelar panggung ekspresi, ” tutur Haeruddin.

Leave a Reply