UNM Semifinalist National Celebes Debating Championship

Untitled document

UNM – Universitas Negeri Makassar mengirimkan kontingennya ke ajang lomba debat National Celebes Debating Championship (NCDC) pada 19-20 Juni 2014 yang diwakili oleh  Mansyur (Pendidikan Bahasa Inggris 2012) dan Muhammad Izzad Kaisar (Pendidikan Matematika ICP 2013). Keduanya tergabung dalam grup debat Bahasa Inggris Universitas Negeri Makassar, yaitu Intellectual Society In Debating yang disingkat INSIDE.

 

NCDC adalah ajang lomba debat terbuka bagi seluruh kalangan mahasiswa dan siswa SMA yang diadakan oleh Universitas Muhammadiyah Makassar (UNISMUH Makassar) yang berskala nasional, hanya saja pada kali ini diikuti oleh mahasiswa dan siswa dari provinsi Sulawesi Selatan dikarenakan Universitas diluar provinsi tersebut terkendala sistem administrasi dan akademik, tetapi hal ini tetap tidak mengurangi esensi NCDC sebagai ajang lomba debat Bahasa Inggris yang sangat prestigious dan ketat antar tiap mahasiswa yang mewakili kampusnya masing-masing.

Pada turnamen debat Bahasa Inggris yang pertama kali dihelat di UNISMUH ini, jumlah tim yang mengikuti turnamen ini ada empat belas tim yang berasal dari Universitas Muhammadiyah (enam tim), Universitas Hasanuddin (dua tim), Universitas Muhammadiyah Pare-Pare (empat tim), Universitas Negeri Makassar (satu tim), dan SMA Negeri 1 Bantaeng (satu tim).

Sistem perlombaan terbagai dalam dua tahap yaitu babak Pre-eliminary Round dan Eliminary Round.  Pre-eliminary round adalah babak non eliminasi yang dimana setiap tim diwajibkan untuk mengumpulkan poin dari tiga pre-eliminary round yang disiapkan kemudian dilanjutkan dengan babak Eliminary Round yaitu babak eliminasi yang terbagi atas babak semifinal dan final. UNM berhasil mengumpulkan tujuh victory points dari maksimal sembilan victory points yang ada dengan accumulative speakers scores 446 menempatkan UNM diposisi ketiga dari delapan tim yang lolos menuju ke babak eliminary round yaitu Semifinal Round. Hingga berakhirnya lomba, Muhammad Izzad Kaisar berada pada posisi pembicara terbaik keenam dengan average speaker score 75.3 dan Mansyur yang berada pada posisi pembacara terbaik kedelapan dengan average speaker score 74.3.

Delapan tim yang lolos tersebut akan terbagi dalam dua room.  Dimana tiap room terdiri dari empat tim, UNM berada pada room dua bersama dua tim dari UNISMUH Makassar  yaitu UNISMUH Makassar C dan UNISMUH Makassar D serta satu tim dari UNISMUH Pare-Pare. UNM berada di pihak kontra pembuka (Opening Opposition) dengan tema debat politik yang berjudul “This House Would give more votes to the citizens who contributes more to the society (Pemerintah akan memberikan hak suara yang lebih kepada warga yang berkontribusi lebih banyak ke masyarakat)”. Namun, Langkah Mansyur dan Izzad terhenti pada babak semifinal ini dimana UNISMUH Makassar C dan UNISMUH Pare-Pare memenangkan debat menuju ke babak final.

 “Lomba ini sangat menarik, hanya saja khusus kami berdua (Mansyur dan Izzad) menggunakan biaya pribadi untuk mengikuti event besar ini,” tegas Mansyur. “, padahal kita lihat UNHAS dan UNISMUH Pare-Pare, mereka bahkan mampu mengirim lebih dari satu tim dan dibiayai oleh kampus mereka sendiri. Seharusnya ajang ini diberikan support finansial dan moral kepada kami juga dalam mewakili kampus UNM,” jelas delegasi UNM yang berposisi sebagai 2nd speaker di tim debat UNM kali ini.

Ajang lomba debat ini kemudian akan menjadi event tahunan bagi kampus UNISMUH Makassar yang dimana lomba ini dapat memacu kecerdasan berlogika, berfilsafat dan berpikir kritis mahasiswa terhadap permasalahan-permasalahan masyarakat dan berusaha untuk mencari solusinya. (Kontributor: Izzad)

Translate »