kadın doğum doktoru gebelik hafta hafta gebelik kadın doğum kadın doğum uzmanı istanbul kadın doğum doktoru bahçelievler kadın doğum doktoru normal doğum kadın hastalıkları sezeryan doğum hamilelik belirtileri

Psikologi Gelar Workshop PKM-GT & PKM-AI

Untitled document

pkm1UNM – Workshop PKM GT dan AI diprakarsai oleh pimpinan fakultas Psikologi dengan membentuk tim PKM yang bekerjasama dengan BEM Kema Fakultas Psikologi UNM. Workshop ini menjadi salah satu upaya fakultas untuk meningkatkan antusias mahasiswa untuk membuat PKM, selain itu sebagai media untuk mewadahi mahasiwa yang tertarik membuat proposal PKM namun belum memahami teknis pembuatannya.

 

Prof. Dr. Mulyadi, M.Si. dipilih sebagai pemateri pada workshop kali ini. Beliau adalah ketua LPMP UNM dan juga merupakan anggota tim asesor PKM tingkat nasional.  Prof. Dr. Mulyadi memaparkan materi dengan lugas dan ringan diselingi dengan jokes yang membuat mahasiswa antusias menyimak.

Prof. Dr. Mulyadi memaparkan bahwa mahasiswa seharusnya tidak ragu untuk mengikutsertakan usulan penelitiannya atau proposal, sebab anggaran yang disiapkan untuk pelaksanaan PKM sangatlah besar. Terkadang proposal yang memenuhi kriteria, hanya sedikit, sementara anggaran masih sangat banyak. Hal tersebut menyebabkan panitia harus menurunkan grade penilaian untuk memenuhi anggaran tersebut. “Oleh karena itu, mahasiswa jangan pernah ragu, karena kemungkinan proposal untuk diterima sebenarnya sangat besar”, imbuh beliau.

pkm2

pkm3

Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan oleh mahasiswa, seperti kriteria penolakan dan keketatan seleksi. Kriteria penolakan yang harus diperhatikan adalah latar belakang masalah yang kurang mendukung teknologi, sisi kreativitas yang tidak diungkapkan, luaran yang sudah umum, tidak jelasnya manfaat dari penelitian, atau dari faktor pembagian tugas serta kerjasama tim yang tidak ditonjolkan. Sedangkan keketetan seleksi berada pada pertimbangan novelty, yakni keunikan penelitian yang mampu menarik perhatian juri. Keunikan ini bukan hanya dari sisi inovasi, tapi juga manfaat dan luaran yang dapat dihasilkan dari proposal.

Melihat besarnya hambatan yang dialami mahasiwa pada proses menemukan ide, Prof. Dr. Mulyadi menganjurkan mahasiswa untuk lebih peka pada lingkungan sekitar. Ide dapat ditemukan jika mahasiswa jeli melihat masalah-masalah sederhana yang ada dilingkungan terdekat. “Sebenarnya banyak masalah-masalah sosial dilingkungan kita, seperti kenakalan remaja, geng motor, remaja begal dan lain-lain, yang dapat dijadikan ide dasar pembuatan proposal” imbuhnya. Fenomena yang sedang tren tersebut sangat sesuai dengan basis keilmuan Psikologi, sebab Psikologi mampu menyentuh setiap kalangan, dari anak-anak hingga orang tua.

Peran dosen pembimbing juga sangatlah penting dalam penyusunan proposal penelitan mahasiswa. Tugas dosen pembimbing adalah mendampingi mahasiswa, melakukan koreksi, dan  membimbing mahasiswa agar proposal yang dikirim ‘tidak asal’, maksudnya proposal akan jauh lebih berkualitas jika pembimbing mampu mengarahkan dengan baik. Tentu saja kualitas proposal penelitian mahasiswa akan menunjukkan kualitas dosen pembimbing pula, oleh karena itu dosen maupun mahasiswa harus berkolaborasi dengan optimal untuk menghasilkan proposal yang canggih dan layak untuk didanai oleh Dikti.

Leave a Reply