Kolaborasi Empat Mahasiswa UNM Ciptakan Aplikasi Untuk Memasarkan Produk Hasil Para Petani, Peternak dan Nelayan

Empat Mahasiswa dari Universitas Negeri Makassar berhasil memperoleh dana dari Kemendikbud Ristek atas hasil pemikirannya untuk memajukan perekonomian daerah Provinsi Sulawesi Selatan di kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang kewirausahaan. Keempat Mahasiswa tersebut ialah A. Syahida Ulhaq Pasryb (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Dian Fitri Febrianingrum (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Muh. Arya Kumusa Wardana (Fakultas Teknik) dan Abdullah (Fakultas Ekonomi dan Bisnis).

Tim PKM-K yang dibimbing oleh Dr. Anwar, SE., M.Si itu membuat karya dengan judul “Menopang Pertumbuhan Ekonomi Daerah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Punggawa Inovasi Marketplace Khusus Produk Hasil Pertanian, Peternakan dan Perikanan”.

Keempat anggota tim PKM-K (tim Punggawa) yang diketuai oleh A. Syahida Ulhaq Pasyrib atau biasa disapa Aul merasakan keresahaan yang sama atas panjangnya mata rantai distribusi hasil pertanian, peternakan dan perikanan di daerah Provinsi Sulawesi Selatan, sehingga adanya marketplace Punggawa diharapkan mampu memotong rantai distribusi tersebut. Selain itu, kondisi pandemi covid-19 yang membatasi mobilisasi masyarakat membuat perekonomian Provinsi Sulawesi Selatan menurun -1.08% pada kuartal ke-III tahun 2020, sehingga tim Punggawa melalui inovasi marketplace Punggawa akan meningkatkan kesejahteraan para petani, peternak, dan nelayan yang akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.

Menurut Maddattuang pada tahun 2020, “dengan meningkatkan kesejahteraan petani, peternak dan nelayan di setiap kabupaten atau kota Provinsi Sulawesi Selatan dapat mengurangi tingkat kemiskinan dan membantu pemulihan ekonomi daerah serta mendukung pembangunan perekonomian regional berkelanjutan”.

Setelah kurang lebih tiga bulan (Juni-Agustus 2021) proses pembuatan aplikasi marketplace Punggawa, tim Punggawa berhasil menciptakan sebuah website dan aplikasi marketplace punggawa dengan jenis marketplace konsinyasi yang dapat digunakan sebagai media pemasaran hasil produksi para petani, peternak dan nelayan yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan. Tim Punggawa berhasil menciptakan produk website dan aplikasi dengan nuansa lokal Provinsi Sulawesi Selatan sebagai branding. Aplikasi marketplace Punggawa telah tersosialisasikan hampir di semua kabupaten atau kota di Provinsi Sulawesi Selatan.

Sosialisasi yang dilakukan oleh tim Punggawa dengan metode Blanded yaitu sosialisasi secara luring dan daring. Tentunya, untuk menyukseskan kegiatan sosialisasi, tim Punggawa mengikutsertakan mahasiswa-mahasiswi Universitas Negeri Makassar yang ada di setiap kabupaten atau kota di Provinsi Sulawesi Selatan agar penyebaran informasi dan penggunaan marketplace Punggawa dapat dijangkau secara luas. Hadirnya Aplikasi marketplace Punggawa mendapatkan respon positif di kalangan masyarakat dan kalangan para petani, peternak dan nelayan.

“Deh bagus itu kalau ada aplikasi seperti itu, selain menguntungkan para petani, peternak dan nelayan, masyarakat juga gampangki beli kebutuhan pangan toh, apalagi sekarang itu serba digitalmi” (Rahmad red), itulah respon positif dari masyarakat yang berjanji akan mendownload aplikasi marketplace Punggawa. Salah satu petani di takalar juga mengatakan “Alhamadulillah, tentunya bersyukur sekalika kalau ada aplikasi seperti ini (Punggawa), apalagi anak-anak mahasiswa (tim Punggawa) akan bantu pasarkan produkku di aplikasinya”, (Hamsina red).
Saat ini tim Punggawa telah mengajukan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) untuk mendapatkan legalitas sebagai aplikasi dan dapat digunakan oleh masyarakat di Provinsi Sulawesi Selatan. Pengajuan HAKI ini sangat didukung penuh oleh pihak Universitas Negeri Makassar. Setelah melalui PKP2 (Pelaksanaan Penilaian Kemajuan Pelaksanaan PKM 5 Bidang dan GFK), tim Punggawa optimis untuk menyempurnakan aplikasi marketplace Punggawa. Salah satu anggota tim Punggawa mengatakan “Setelah mencapai 90% target pelaksanaan, kami tim Punggawa sangat optimis untuk mencapai 100%

target pelaksanaan tentunya dengan melakukan perluasan target mitra, melakukan inputan data dan produk mitra di aplikasi marketplace Punggawa, memaksimalkan kinerja sumber daya manusia, dan melakukan sosialisasi lanjutan terkait prosedur mitra dan prosedur operasional”, (Abdullah red).

Adanya aplikasi marketplace Punggawa di tengah-tengah para petani, peternak dan nelayan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para petani, peternak dan nelayan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Selatan. Abdullah selaku anggota tim Punggawa menyampaikan bahwa “aplikasi marketplace Punggawa berpotensi meningkatkan kesejahteraan para petani, peternak, dan nelayan karena pembagian keuntungan lebih baik dibandingkan para pengempul lainnya, aplikasi ini juga akan menjadi sustainable business yang akan mengekspor hasil para petani peternak dan nelayan, serta aplikasi marketplace punggawa juga berpotensi meningkatkan literasi teknologi bagi para petani, peternak dan nelayan yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan”.

Harapan Aul selaku ketua tim Punggawa agar timnya dapat melaju ke PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) ke 34 tahun 2021, “tentunya dengan melihat progres aplikasi marketplace Punggawa dan melihat juga respon positif dari petani, peternak, nelayan dan masyarakat umum atas aplikasi marketplace Punggawa kami berharap dapat mengintroduksi hasil pemikiran kami di PIMNAS ke 34 tahun 2021”. Hal senada juga disampaikan oleh dosen pembimbing tim Punggawa Bapak Dr. Anwar, SE., M.SI, “kita telah melakukan usaha yang maksimal, semoga Allah berikan yang terbaik untuk kita semua”.

Translate »