Sintalaras Gelar Pembukaan Diklanjut XXXIV

Mahasiswa Pencinta Lingkungan Hidup Selaras (SINTALARAS) Universitas Negeri Makassar (UNM) Menggelar Pembukaan Diklanjut XXXIV di Gedung Bahasa Arab, UNM Gunung Sari Makassar, Senin, 1/11/2021.

Kegiatan Diklanjut tersebut dihadiri oleh Dewan Pendiri dan Dewan Pembina Sintalaras, Prof. Dr. Ramli, Hamsir, S.Pd., Ahmad Yusran, S.Pd., Dewan Eksekutif Sintalaras, Syamsul Anwar, dan para peserta diklanjut XXXIV Sintalaras.

Syamsul Anwar dalam sambutannya mengatakan bahwa diklanjut XXXIV ini dimaksudkan supaya peserta dapat memperoleh pengetahuan, oleh karenanya peserta diharapkan bersungguh – sungguh dalam mengikuti kegiatan ini.

Ahmad Yusran, selaku Dewan Pembina mengatakan bahwa ada 16 literasi menuju alam yang lestari, seperti literasi digital literasi komunikasi, dan lain-lain. Ia juga berharap supaya visi dan misi Sintalaras dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari – hari.

Hamsir, S.Pd., yang juga Dewan Pembina mengatakan dalam sambutannya supaya peserta sungguh – sungguh dalam kegiatan ini. Kami berharap kegiatan ini jangan bertepatan dengan kegiatan akademik, karena kegiatan akademik itu wajib dan kegiatan ini sunnah, akademik tetap nomor satu. Perlu mengutamakan tingkat keselamatan dimanapun kita berada. Adik – adik harus pintar pintar membaca alam, ujarnya.

Prof. Dr. Ramli Umar, selaku Dewan Pendiri sekaligus Dewan Pembina Sintalaras dalam sambutannya mengatakan kehadiran Sintalaras adalah untuk mewujudkan kemaslahatan manusia di muka bumi ini beserta lingkungannya. Prof. Ramli Umar juga mebambahkan bahwa adik – adik patut bersyukur karena para Dewan Pembina kita di Sintalaras adalah orang – orang yang militan, kapanpun mereka diundang, mereka akan datang untuk sharing atau berbagi pengetahuan.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Sukardi Weda, mengatakan bahwa Adik – adik beruntung dapat bergabung dengan Sintalaras karena lembaga ini hadir untuk menjaga keseimbangan alam dan melestarikan alam. Anda menanam pohon adalah perintah agama, Anda melestarikan alam akan memberikan manfaat yang sungguh luar biasa kepada manusia, hewan, dan tumbuhan, ujarnya. Anda melestarikan alam dan menanam pohon memberikan oksigen kepada mahluk hidup, sehingga dengan sendirinya Anda akan mendapatkan pahala. Senada dengan Hamsir, S.Pd., Sukardi Weda juga berpesan bahwa akademik itu wajib, namun berorganisasi juga penting, yang ia sebut sebagai sunnah. Setelah menjadi sarjana, cerdas secara kognitif tidaklah cukup, tetapi soft skill sangat diperlukan di masyarakat yang diperoleh melalui organisasi.

Translate »