WR 3 UNM Membuka Daurah Tarqiyah LDK FSI RI UNM

Departemen Kaderisasi Lembaga Dakwah Kampus Forum Studi Islam Raudhatul Ilmi (LDK FSI RI) Universitas Negeri Makassar (UNM) Mengadakan Pembukaan Daurah Tarqiyah bertajuk “Mencetak Kader Mujahid Penerus Perjuangan Dakwah Kampus ” yang berlangsung di Masjid Nurul Ilmi UNM pada Jumat (31/12/2021).

Kegiatan pembukaaan Daurah Tarqiyah ini dihadiri oleh Prof Dr Sukardi Weda yang juga Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNM, Ketua Umum Pengurus LDK FSI RI UNM, Ketua Umum Lembaga Dakwah Fakultas se-UNM, para panitia dan para peserta Daurah Tarqiyah 2021.

Kegiatan Daurah Tarqiyah yang berlangsung secara hybrid (luring dan daring) ini dihadiri sekitar 30 peserta. Adapun materi yang akan disampaikan pada kegiatan yang akan berlangsung selama 3 hari di Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Imam As-Syatibi Kelurahan Bonto Ramba, Kecsmatan Somba Opu, Kabupaten Gowa ini adalah: Problematika Dakwah Kampus, Peran dan fungsi mahasiswa muslim, Kepribadian aktifis dakwah kampus yang unggul, Manajemen hidup dakwah kampus, Kepemimpinan aktifis dakwah kampus, dan Manajemen lembaga dakwah.

Muh. Iqbal Falah, yang juga Ketua Umum Pengurus LDK FSI RI UNM, Periode 2021/2022, mengatakan dalam sambutannya bahwa tujuan diselenggarakannya Daurah Terqiyah ini adalah untuk meningkatkan kualitas dakwah para aktifis dakwah kampus.

Prof Dr Sukardi Weda dalam arahan dan sambutannya menegaskan bahwa kegiatan Daurah Tarqiyah ini adalah program strategis untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan para aktifis dakwah kampus sehingga mampu untuk melakukan amar ma’ruf nahi mungkar. Menurut Sukardi, banyak tantangan dan peluang yang dihadapi oleh para dai atau muballigh di era teknologi digital ini. Di satu sisi, teknologi memberikan manfaat yang luar biasa, maka gunakan teknologi itu untuk kemaslahatan umat. Teknologi juga dapat memberikan mudarat bila pemanfaatannya salah. Untuk itu, Sukardi mengajak untuk dapat menggunakan teknologi dan media dengan baik dan arif.

Melalui Daurah Tarqiyah ini, para peserta juga akan dibekali pengetahuan soft skill, sehingga dapat menjadi aktifis dakwah kampus yang berkualitas, ujarnya.

Translate »