Program Pascasarjana

Datangkan Menteri Sebagai Penguji Program Doktor, PPs UNM Bikin Rekor

  • PDF

IMG_6214UNM- Program Pascasarjana (PPs) UNM membuat rekor baru dalam dunia kampus di Indonesia, hal tersebut terjadi setelah Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise datang sebagai penguji eksternal program doktor, Selasa (9/1).  Menurut Direktur PPs UNM, Prof. Jasruddin, datangnya menteri sebagai penguji merupakan hal yang pertama kali terjadi.

Baca selengkapnya...

250 Peserta PMB PPs UNM Jalani Seleksi Wawancara

  • PDF

DSC_0872UNM- Setelah dinyatakan lulus seleksi Tes Potensi Akademik (TPA), pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Program Pascasarjana (PPs) UNM, sebanyak 250 peserta mengikuti proses seleksi wawancara, Senin (8/1). Proses wawancara sendiri dilakukan oleh Ketua Program Studi (Prodi) kepada setiap peserta untuk menguji kesiapannya menjadi mahasiswa di PPs UNM.Ketua panitia PMB PPs UNM, Prof. Yusmina Hala menyampaikan, untuk jumlah pelamar pada penerimaan semester genap saat ini sebenarnya belum mencapai target.

Baca selengkapnya...

Tinggalkan Sistem Lama, Tes PMB PPs UNM Berbasis Online

  • PDF

DSC_0839UNM- Tes Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Makassar (UNM) yang berlangsung Jumat-Minggu (22-24/12), secara keseluruhan berbasis online. Hal tersebut menjadi salah satu pengembangan sistem ujian dari tertulis atau konvensional menjadi digital dan online.

Baca selengkapnya...

Dua Prodi PPs UNM Visitasi Akreditasi

  • PDF

DSC_0835UNM- Dua Program Studi (Prodi) yakni Administrasi Publik S3 dan Pendidikan Fisika S2 Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Makassar (UNM) kedatangan tim asessor dalam rangka penilaian lapangan atau visitasi akreditasi, Senin (18/12). Penilaian yang dilakukan oleh tim assesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) sendiri akan menentukan nilai dan status dari prodi terkait.

Baca selengkapnya...

Ikut Dan Sukseskan Workshop Ojs Untuk Pengelola Jurnal

  • PDF

UNM- Dalam rangka meningkatkan publikasi ilmiah diperlukan wadah terbitan dalam bentuk pengelolaan jurnal ilmiah. Mengingat kebijakan pemerintah saat ini, bahwa untuk semua terbitan berkalah ilmiah harus dilakukan secara online, maka diperlukan wadah untuk meningkatkan pengelolaan tersebut dengan baik dan benar agar dapat terakreditasi nasional dan bereputasi internasional.

Baca selengkapnya...

Anda berada di: