kadın doğum doktoru gebelik hafta hafta gebelik kadın doğum kadın doğum uzmanı istanbul kadın doğum doktoru bahçelievler kadın doğum doktoru normal doğum kadın hastalıkları sezeryan doğum hamilelik belirtileri

UNM Canangkan Zona Integritas, Bertekad Jadi Perguruan Tinggi yang Bebas KKN

Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Husain Syam menunjuk Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sebagai Fakultas pencanangan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi-Wilayah Birokrasi Bebas Melayani (WBK-WBBM).

Penunjukan FMIPA UNM menuju WBK-WBBM merupakan tindaklanjut permintaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset-Teknologi (Kemendikbud-Ristek) ke UNM tahun lalu. Di mana, pemerintah pusat meminta ada satu perwakilan UNM untuk zona integritas ini.

Kata Prof Husain Syam, pemilihan FMIPA sebagai perwakilan UNM untuk Zona Integritas bukan tanpa alasan. Kata dia, status FMIPA saat ini sebagai fakultas nomor satu di UNM. Meski secara umum semua Fakultas siap dan melakukan upaya yang sama terkait WBK-WBBM.

“Kalau saya pilih FT UNM, berarti seakan-akan di tempat lain tidak bagus. Makanya saya pilih FMIPA karena peringkat pertama fakultas di UNM,” tukas Prof Husain Syam usai hadiri pencanangan FMIPA Zona Integritas di Ruang Teater UNM, Rabu (16/6).

Prof Husain Syam berharap tidak ada lagi KKN dilingkup UNM. Tak hanya itu, Mantan Dekan FT UNM ini menginginkan UNM bebas kekerasan sebagai wujud upaya perubahan birokrasi. Sehingga, lahir kepercayaan dan kepastian layanan selama mengenyam pendidikan di UNM.

“Indikator UNM sudah mendapat kepercayaan masyarakat. Setiap tahun, jumlah pendaftar meningkat yang artinya minat belajar sudah tinggi ke UNM,” ungkapnya.

Untuk memastikan Zona Integritas WBK-WBBM, Prof Husain menyampaikan, pihaknya membentuk tim pengawas di FMIPA. Selain itu, semua civitas akademika juga telah berkomitmen mendukung dan menjalankan WBK-WBBM.

“Tentu kita akan mengawasi ini. Bahkan ada tim reformasi birokrasi yang nantinya mereka inilah akan mengevaluasi jalannya WBK-WBBM di FMIPA UNM,” jelasnya. (*)