UNM dan PMI Makassar Bagi 1.000 Paket Buka Puasa ke Mahasiswa Selama Ramadhan

Universitas Negeri Makassar (UNM) bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Makassar peduli dengan mahasiswa dan warga terdampak pandemi Virus Corona.

Sebagai bentuk kepedulian, UNM dan PMI Makassar membagikan paket buka puasa sebanyak 1000 paket selama bulan Ramadan, mulai 29 April hingga 24 Mei 2020 mendatang.

“Kami menyiapkan makanan siap saji untuk buka puasa, setiap hari disebar 1.000 paket dan seterusnya sampai lebaran,” ujar Rektor UNM, Prof. Husain Syam, Kamis (30/4/2020).

Guru besar bidang pertanian itu menyebut, UNM dan PMI adalah bagian dari masyarakat. Maka sepatutnya sama-sama berkolaborasi melakukan kegiatan peduli kepada mahasiswa dan masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19.

Lebih lanjut Prof Husain menyebut bentuk kepedulian dalam menunjang perkuliahan daring para mahasiswa, UNM memberikan kuota gratis bagi mahasiswa selama perkuliahan digelar dari rumah.

“Kami juga bagi-bagi kuota kepada mahasiswa, baik yang masih tinggal di Makassar maupun yang sudah diluar daerah.”

“Jadi tidak boleh ada yang terhenti hanya persoalan covid ini, kita ambil peran secara bergotong royong,” jelasnya.

Ketua PMI Makassar, Syamsu Rizal menyebut pihaknya terus bergerak dalam membantu mahasiswa dan masyarakat di Makassar.

“Insya Allah anggota semua siap, apalagi masa PSBB jadi banyak mahasiswa UNM yang terdampak.”

“Kami sudah menyiapkan memang budget dana untuk mengambil bagian di tengah pandemi covid,” ujar Deng Ical.

Sebelumnya, Jelang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Makassar, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 UNM membagi-bagikan bingkisan kepada masyarakat sekitar kampus.

Setidaknya ada ratusan bingkisan berisi sembilan bahan pokok (sembako) yang dibagikan.

Kordinator Pembagian Bahan Pokok Satgas Covid 19 UNM, Hasana Nur mengatakan, pembagian bingkisan berisi sembako itu menyasar kalangan yang benar-benar membutuhkan di tengah pandemi ini.

“Ada 155 bingkisan,” kata Hasana yang juga wakil dekan Bidang Kerjasama Fakultas Teknik UNM via rilis, Selasa (21/4/2020).

Penerima bingkisan tersebut dari beberapa kalangan termasuk mahasiswa UNM yang masih berada di Makassar dan tidak pulang kampung.

Para tukang bentor dan pengangkut sampah di sekitar UNM Parangtambung juga turut diberikan.

“Mulai dari satpam, cleaning service, tenaga honorer, dan mahasiswa yang berhak menerima,

“Kemudian ada juga di lingkungan sekitar kampus terdiri dari tukang bentor, pengangkut sampah dan ada juga guru honorer yang tidak ngajar,” tuturnya.

Ketua Satgas Covid 19 UNM, Prof Muhammad Yahya menambahkan bingkisan tersebut merupakan donasi dari sivitas akademika UNM.

“Ini inisiatif dari teman-teman dosen. Dengan ala kadarnya, kita bergerak untuk saling meringankan di tengah pandemi ini,” tuturnya.

Sebelumnya, Rektor Universitas Negeri Makassar Prof Dr Husain Syam MTP mengimbau, agar sivitas akademika UNM selalu mengambil peran dalam pandemi Covid 19 ini.

Translate »